Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

PKS Sungguh Mengecewakan

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

ANWAR MUHAMMAD | Kompasiana

Bukan rahasia lagi bahwa tingkah polah kader dan PKS sebagai sebuah partai kemarin sore (PKS juga), sungguh mengecewakan banyak pihak. Karena itulah, PKS dianggap nyeleneh dan asing, so’-so’an dan menempuh rutenya sendiri sesuai izin trayek yang diberikan konstituennya. Harapan halayak bahwa kader PKS yang ada di parlemen maupun di birokrasi akan melakukan tindakan semisal korupsi, asusila, narkoba, dan hal-hal terpuji lainnya, hingga sekarang justru jauh panggang dari api. 

(Yang kecewa) Bukan hanya pihak kiri yang doyan pada nilai-nilai Islam (sampai-sampai jadi alergi, hehe) seperti JIL, kebanyakan LSM, serta pegiat-pegiat kebebasan tanpa batas dan norma, tetapi juga pihak kanan yang 'menyukai' (baca: membenci) demokrasi sebagai barang bid’ah, warisan Barat, dll. Saking kecewanya, mereka sampai mengumpat;“RASAIN LOE PKS“, “MAKAN TUH DAGING SAPI”, “EMANG ENAK DIPENJARAIN KPK”, hingga ungkapan-ungkapan sedap lainnya yang datang dari pikiran dan hati yang sungguh bersih dan tulus. Pokoke, PKS gak bisa diharap, mengecewakan.

Jika kita mengutip dua kasus mutakhir yang menimpa PKS yakni kasus LHI (nasional) dan kasus Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno (daerah dimana saya berkecimpung), kita akan melihat siapa saja pihak yang dikecewakan secara detail dan kasat mata oleh PKS. Berikut kira-kira rinciannya.

Kasus Proposal Dana Safari Dakwah

Kasus ini menimpa Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, dengan tuduhan memberikan dana sebesar 1,9 M untuk kegiatan Safari Dakwah DPP PKS. Lucunya (ha ha ha), kasus ini justru ditemukan sendiri oleh Sang Gubernur (yang memperoleh penghargaan kearsipan dari ANRI) dari laporan staffnya. 

Ada dana yang dianggarkan pada 2013 untuk kegiatan safari dakwah DPP PKS, tetapi beliau dan juga Sekdaprov tidak pernah mengetahui apalagi menandatanganinya… hmm mengecewakan. Usut punya usut, ternyata terungkap bahwa dana tersebut dimasukkan oleh salah seorang staff yang telah dinon-jobkan (pake salah nge-poskan anggaran lagi) berdasarkan sebuah proposal yang tidak jelas pengirim dan kepada siapanya… Maklum, Sumbar itu memang tempatnya pakar-pakar politik, kaum cerdik pandai. Alhasil, selain dana tersebut belum diapa-apakan, skenario orang kecewa dan lawan politik PKS juga masih perlu belajar banyak ke Hanung Bramantyo, supaya layak tayang.

Nah lho, siapa yang kecewa pada kasus ini?? Wakil Gubernur yang amat nafsu jadi gubernur? Golkar dkk yang tidak terima status quonya tercemar? Demokrat yang sedang limbung? Atau banyak lagi yang dikecewakan. Hmmmm, kalian yang amat rakus akan harta, tahta, permata, walau hanya banyak ota, bersiap siagalah untuk kecewa, lalu berkata “apa mau dikata”. Ternyata, Irwan itu memang jujur, baik hati, shabar, santun, pengabdiannya tulus, meski namanya seperti wong jawi. Saya sarankan, bagi hamba-hamba yang jauh dari Tuhan, ambillah cermin, tatap wajahmu yang jarang kena air wudhu’. Meski engkau poles dengan dandanan atau image enhancement software, rakyat jelata seperti saya, tetap akan melihat aura kerakusanmu akan kuasa. Your eyes can not lie, brother.

Kasus Suap Quota Impor, LHI

LHI, sudah lebih sebulan menginap di hotel prodeo KPK. Tuduhannya, terjerat operasi tangkap tangan KPK, pada suatu malam di hotel Le Meridien (tidak) bersama Ahmad Olong Fathanah yang cerdas, dan gadis manis bernama Maharani, maha yang tidak dimiliki Tuhan. Gebrakan KPK yang prestisius ini telah melelapkan kader-kader macan PKS, serayamenggelorakan semangat manusia pihak kanan dan kiri. Bukankah KPK itu adalah Tuhan baru yg titah dan firmannya adalah kebenaran sejati?? Yang lain boleh salah, KPK?? Gak mungkin, mustahil, mosok firman Tuhan keliru?? Hal ini diakui Anis Matta sendiri, sehingga beliau mendukung KPK untuk terus melaksanakan pemberantasan korupsi, meskipun, sebagai rekan LHI, dalam hati Anis Matta berkata; “KPK, maafkan kami karena akan mengecewakanmu“.

Oiya, tadi pagi di tivi, saya menyaksikan Bapak Johan Budi menyampaikan bahwa Ahmad Cerdas Fathanah, orang dekat LHI yang tidak begitu dikenal kader-kader PKS, telah disangkakan dengan pasal TPPU (Pencucian Uang). Pertanyaannya, ini sangkaan tambahan yg baru, atau bagaimana boss? Yg dulu ('ketangkep tangan itu') bagaimana?? Hanyuuuut??

Mengapa PKS akan mengecewakan KPK dan orang-orang alergi lainnya? Bandingkan saja fakta-fakta berikut.

  1. KPK dipilih oleh DPR. Berapa % anggota DPR yg baik, bersih, jujur?? Kalau anda ragu, berarti pilihan DPR sudah pasti meragukan khan bro?? Dengan crisp logic, saya ingin mengatakan bahwa % komisioner KPK yang bersih, sebanding dengan % anggota DPR yang bersih. Setuju gak? Kita tidak bahas bagaimana kualitas penyidik lho mas. [Ada yg komen; ini gerakan pelemahan KPK, hehe]

  2. LHI dipilih oleh anggota dewan syuro, anggota dewan syuro dipilih oleh kader-kader PKS di daerah (baca AD/ART PKS, tanyakan ke mereka, via email juga boleh).

  3. Komisioner KPK ada yang rajin puasa sunnat (kata Johan Budi), ustadz-ustadz juga.

  4. Kader-kader akar ilalang PKS (saja) disuruh menjaga amal-amal hariannya, spt: shalat berjama’ah, shalat malam, puasa sunnat, baca Qur’an 1 juz/hr, olahraga, infaq, silaturrahim, baca buku, dll.

  5. Begitu jadi tersangka, LHI langsung mundur (meski ini amat mengecewakan Demokrat, Golkar & PDIP tentunya. Yg lain mungkin juga, hehe). Saat kasus Bibit-Chandra?? Siapa yg mundur??

  6. Anis Matta jadi presiden, langsung mundur dari Wakil Ketua & anggota DPR. Antasari Azhar??

Yaaa, sudahlah. Ini sudah ranah hukum, tidak lagi domain opini, wacana, atau inspirasi artikel para kompasianer yang pintar-pintar, termasuk saya, hehe. PKS sudah terlanjur dibenci oleh para kadernya, bahkan yg sudah tidak pernah ikut pengajiannya PKS sekalipun. Semakin kasus ini mengambang, kian laris pulalah Tempo yang selalu menjadikan Yusuf Supendi dan anonim sebagai rujukan informasi akurat, bahkan mendahului kejadiannya. Secepatnya saja digelar ke meja hijau TIPIKOR, agar firman-firman KPK masih tetap bertuah, khususnya kepada Anas Urbaningrum, Andi A Mallarangeng, IBAS, dll. Kalau perlu, beri mereka ini penghargaan karena 'sudah patuh dan mau ditahan' oleh KPK, serta tidak akan pernah berniat menghilangkan barang bukti atau kabur keluar jagad.

Kita tunggu saja, PKS dan KPK adu bersih.

Wallahu a’lam bis-shawwab.

Bismillahirrahmanirrahim


dakwatuna.com - Saya pertama kali mengucapkan penghargaan sedalam-dalamnya kepada Ketua Majelis Syura yang mengambil keputusan sangat kilat dan cepat merespon usulan dan permohonan pengunduran diri Presiden, Luthfi Hasan Ishaaq.

Saya juga ingin mengucapkan penghargaan pada saudaraku, Luthfi Hasan Ishaaq. Jika ia menonton acara ini, saya ingin mengatakan padanya, saya mencintainya. Seluruh pengurus, pemimpin, dan kader PKS mencintai beliau. Kita percaya pada integritas beliau. Kita sepenuhnya tsiqah (percaya). Tapi yang dihadapi oleh PKS hari ini adalah sebuah konspirasi besar yang bertujuan menghancurkan partai ini.

Dan menurut saya, peristiwa besar ini akan menjadi hentakan sejarah yang akan membangunkan macan tidur PKS. Saya yakin Allah SWT mengirimkan isyarat besar bahwa ini adalah momentum pembenahan diri dan kebangkitan PKS.

Rekan-rekan sekalian, tentu saja ini tugas besar yang harus saya emban bersama seluruh pengurus PKS. Saya tahu ini bukan hari-hari yang mudah yang akan kita lalui. Tapi kita pasti bisa melaluinya, Insya Allah.

Kita pasti bisa melalui hari-hari sulit ini. Asalkan kita mengetahui tiga syarat utama untuk melaluinya:
  1. Yang pertama adalah memohon pertolongan pada Allah SWT. Allahumma iyya kana’budu wa iya kanasta’in, Allahumma iyya kana’budu wa iya kanasta’in, Allahumma iyya kana’budu wa iya kanasta’in, Allahumma iyya kana’budu wa iya kanasta’in, Allahumma iyya kana’budu wa iya kanasta’in. (Ya Allah, kepada Engkalah kami menyembah dan kepada Engkaulah kami memohon pertolongan) (red: Dengan gelora dan semangat yang dalam, berkali-kali Muh. Anis Matta memanjatkan doa)
  2. Syarat kedua adalah kebersamaan kita semuanya. Ukhuwah, persaudaraan, soliditas, itu yang harus kita jaga. Karena Allah SWT mengatakan Dialah Allah yang menguatkanmu dengan pertolongan-Nya dan orang-orang yang beriman. Kita pasti bisa melalui ini dengan bergandengan tangan. Kalau kita saling bersatu, kalau kita menyatikan diri atas nama cinta pada Allah SWT dan cinta pada negeri kita, Indonesia.
  3. Yang ketiga adalah kerja keras. Hari ini, saya akan katakan pada semuanya dan juga seluruh kader PKS, saya ingin mengatakan hari ini berlaku ayat Allah SWT, “tatajafa junubuhum ‘anil madhaji’ (lambung mereka jauh dari tempat tidurnya. As-Sajdah:16). Lambung mereka tak bersahabat dengan tempat tidur. Tak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, Insya Allah, sebagai momentum kebangkitan kita semuanya.
Misi utama kita dalam periode permulaan kebangkitan adalah mengubah cobaan dan musibah ini menjadi rahmat dan karunia. Kita bisa memulainya, melakukannya, karena pada permulaan kita mendirikan partai ini, jumlah kita sedikit, tenaga kita sedikit. Orang-orang kita sedikit, tapi melalui kerja keras, alhamdulillah, Allah SWT memberikan kesempatan pada partai ini untuk terus berkembang.

Dan itu sebabnya, saya juga percaya bahwa insya Allah dengan pertolongan Allah SWT dan dengan kebersamaan kita, tak ada satu pun kekuatan di negeri ini dan dunia ini yang bisa menghancurkan gerakan ini. Insya Allah.

Ikhwah sekalian
Saya tidak ingin kita semua di sini memahami bahwa kita semuanya adalah ingin melawan gerakan pemberantasan korupsi, sama sekali tidak. Itu adalah agenda kita semuanya. Itu agenda Islam dan juga nasional. Tapi yang akan kita lawan adalah penggunaan otoritas dalam pemberantasan korupsi yang bersifat tirani. Pemberantasan korupsi adalah agenda kita bersama. Tapi ulama-ulama fikih mengatakan hak dan cara menggunakan adalah dua hal yang berbeda.

Cara menggunakan hak berhubungan langsung dengan hati. Karena itu Rasulullah SAW bersabda, “istafti qalbak”  (mintalah fatwa ke dalam hatimu). Karena, motif itu yang akan menentukan cara kita menggunakan hak. Dan motif tirani itulah yang akan kita lawan, Insya Allah.

Seperti yang saya katakan tadi, kalau kita ingin memulai perubahan yang hakiki, kita musti memula dari diri kita sendiri. Kita sebagai manusia melakukan banyak kesalahan. Terutama kami. Secara pribadi, saya dan semua pimpinan PKS menyadari pasti melakukan kesalahan.
Dan karena itu juga, saya akan mengumumkan agenda pertama kita yaitu melakukan pertaubatan bagi seluruh pengurus dan kader PKS. Kita akan memulai dari istighfar, kita akan memulai dari taubat. Astaghfirullahal ‘Azhim.

Kita pasti sudah melakukan amal. Tapi masih banyak kekurangan dalam amal itu. Dan istighfar ini Insya Allah bukan hanya menghapus dosa-dosa, tetapi juga akan menyempurnakan kerja-kerja kita ke depan.

Ikhwan sekalian, Insya Allah kita setelah kita membenahi diri sendiri, pikiran, hati, perilaku, dan seluruh sistem dalam organisasi ini, kita akan melangkah lebih jauh melakukan pembenahan dan perbaikan pada negara. Karena itu, kita hanya bisa melakukan perbaikan pada skala negara itu kalau Insya Allah kita memulainya dengan cara benar.

Kemarin, kita menyaksikan Presiden kita, Luthfi Hasan Ishaaq, keluar dari ruangan ini dibawa ke tahanan. Dan Insya Allah, dari ruangan ini pula lah, kita akan memulai kerja besar baru untuk membenahi diri kita dan sekaligus membenahi negara kita. Dan saya yakin Insya Allah kita pasti bisa.

Saudara-saudara sekalian, mudah-mudahan Insya Allah, dengan kekuatan yang kita miliki kita akan melampaui hari-hari sulit ini. kita semuanya pasti akan berdoa agar Allah meletakkan berkah di balik cobaan yang menimpa kita ini. Setelah acara ini, kita akan memulai langkah pertama pertaubatan nasional bagi seluruh pimpinan dan kader PKS.

Selanjutnya, karena saya sadar akan melakukan tugas yang sangat besar, saya tidak ingin pelaksanaan tugas ini terganggu hal-hal lain yang bisa membuat tujuan tak tercapai. Oleh karena itu, saya ingin mengumumkan pengunduran diri saya dari jabatan Wakil Ketua DPR RI dan juga mgnundurkan diri dari keanggotaan DPR RI.

Saya sudah memulai dan Insya Allah Antum semua akan berjalan membawa kafilah perubahan yang hakiki di negeri ini, Insya Allah.

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Usai mensholatkan jenazah (alm) Yoyoh Yusroh, Ust. Hilmi Aminuddin (Ketua Majlis Syuro DPP PKS) menceritakan kisah hidup bunda Yoyoh. Terbata-bata. Sembab. Ust Hilmi bertutur:

“Saya kenal sejak pertengahan 80-an, saat beliau masih mahasiswi IAIN Ciputat. Tak hanya mendengarkan ceramah, Yoyoh komitmen untuk ikut dalam gerakan dakwah. Dia tak hanya mendengar tapi berbuat.”

“Ketika saya dipenjara Soeharto Orba 2 tahun, dia sabar terus dakwah. Keluar penjara, saya dilapori perkembangan dakwah dari beliau.”

"Suatu saat ketika sudah siap untuk menikah Yoyoh meminta dicarikan. Yoyoh bilang "yang menjadi suami saya adalah yang dipilih oleh jama'ah dan da'wah."

“Kehilangan Yoyoh adalah kehilangan bagi dakwah internasional. Saya dapat ucapan takziah dari seluruh dunia. Dari jalur Gaza, mujahidin Palestina semua berdoa utk almarhumah. Pasukan perdamaian TNI di Darfur Sudan juga kirim takziah.”

(Yoyoh menjadi anggota dewan 3 periode sejak 1999. Pernah di komisi pendidikan, agama, terakhir di Komisi I (militer dan internasonal). Yoyoh berhasil menembus blokade Israel dan membawa bantuan masyarakat Indonesia ke jalur Gaza dan membantu buat rumah sakit di Gaza. Begitu pula di Sudan dengan misi perdamaian.)


....

Tak hanya anggota fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saja yang merasa kehilangan sosok almarhumah Yoyoh Yusroh. Anggota Partai Demokrat Ruhut Sitompul juga mengatakan sangat kehilangan atas kepergian wanita yang dikenal bersahaja tersebut.

“Orang baik memang selalu cepat dipanggil,” ujarnya saat ditemui di rumah duka, di Komplek DPR, Kalibata, Sabtu (21/5).

Menurutnya, Yoyoh adalah sosok yang sangat bersahaja. Ia juga dikenal mudah bergaul dengan siapa saja. Tak hanya kerap memperhatikan kinerja anggota fraksinya saja, Yoyoh juga sering memberikan motivasi pada fraksi lain.

“Orangnya sangat familiar. Di DPR juga ia bergaul dengan semua,” tambah Ruhut.

Pria kelahiran Medan tersebut juga menuturkan Yoyoh yang memiliki 13 anak juga berhasil dalam mendidikan putra putrinya. Ia menilai, semua anak dari Yoyoh merupakan sosok yang berhasil. (Republika)

....

Cerdas, Santun dan Rendag Hati. Inilah penilaian Tantowi Yahya ketika menggambarkan sosok Yoyoh Yusroh. Sebagai sesama anggota komisi I DPR RI yang membidangi masalah internasional, anggota dari fraksi Golkar itu sangat mengagumi Yoyoh.

Ditemui di lokasi persemayaman almarhumah, di komplek perumahan DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, Tantowi mengaku sangat terkesan dengan sosok almarhumah. “Beliau adalah sosok yang sederhana, bersahaja, dan cerdas.”

Menurut Tantowi tidak ada sifat–sifat sirik dan benci yang biasa dimiliki oleh seorang politisi terhadap temannya dalam satu komisi. “Bagi bu Yoyoh, tidak ada kompetisi dalam teman sesama anggota satu komisi,” Hal ini diketahui Tantowi setelah bergaul dan bekerja cukup lama dengan ibu tiga belas anak tersebut. “Selain itu, beliau juga bukan orang yang pelit pujian. Kalau ada orang yang bertanya dan pertanyaan tersebut bagus, maka beliau langsung memujinya.”

Tantowi juga menambahkan, sebagai orang yang terhitung baru di dalam komisi I DPR RI, Yoyoh termasuk orang yang mudah beradaptasi dengan tugas pokok dan teman sesama anggota komis. “Padahal tugas pokok komisi I dan komisi VIII tempat beliau semula sangat berbeda,” ujarnya.

Menurut Tantowi, tidak hanya PKS saja yang kehilangan sosok wanita yang meninggal pada usia 49 tahun itu, tapi juga seluruh bangsa Indonesia. Almarhumah juga dinilai sebagai sosok yang sangat fokus terhadap isu Timur Tengah dan ketenagakerjaan. “Kalau untuk Timur Tengah, beliau sangat fokus terutama pada isu Palestina,”. Sedangkan untuk isu ketenagakerjaan, Tantowi menilai kepedulian Yoyoh disebabkan karena banyaknya jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. (Republika)

....

"Kalau kita pernah ngobrol dg ustadzah Yoyoh Yusroh mk pasti kita akan merasakan semangat dakwah yg begitu menyala-nyala. insya Allah nyala semangat beliau akan terus diwarisi oleh mujahidah2 dakwah lain, termasuk yg blm lahir. selamat jalan, mujahidah yg istiqamah.. (Abdul Wahid Surhim, Kaderisasi DPP)

...

48 jam sebelum wafat, Ustadzah Yoyoh Yusroh sms pada seorang sahabatnya:
"Ya Rabb, aku sedang memikirkan bagaimana posisiku kelak di akhirat.... Mungkinkah aku brdampingan dg Khadijah ummul mukminin, atau Aisyah yang hafal 3500 hadits atau Ummu Sulaim yang sabar, atau Asma’ yg pandai menyiapkan kendaraan perang suami dan menyemangati putranya utk jihad. Ya rabb, tolong beri kekuatan agar bs berbincang dg mereka kelak di taman firdaus."

Ini sms #Bunda Yoyoh 48 jam sblm wafat.

"Dan saya bersaksi, ia adalah salah satu hambaMu yang paling hamba, ya Rabb. Sungguh, saya tak pernah mengenal muslimah lain di negeri ini yang hidupnya lebih produktif dan efektif daripada beliau. Semoga Engkau memberi beliau tempat terbaik dan terindah di sisiNya. Amin." (Helvy Tiana Rosa)

....

"Ya Allah ya Rabb, Sy aboebakar alhabsyi bersaksi bahwa ustadzah yoyoh yusroh adalah min ahlilkhoir dan seorang mujahidah daiyah." (Aboe Bakar Al-Habsy, aleg PKS DPR RI)

....

"Ya ALLAAH dg segala kelemahanku aku bersaksi bhw ustzh Yoyoh adalah Da'I n Mujahidah, ikhlas berjuang, rendah hati n jauh dari riya n sum'ah." (Nabiel Al-Musawa, aleg PKS DPR RI)

....

Enam tahun yang lalu saya dan istri bertemu seorang ibu yang baik hati dalam penerbangan b.aceh-medan, beliau menyapa kami "kalian pengantin baru kan?" Saya dan istri mengangguk tersenyum malu tidak menyangka ada yang mengenal kami berdua sebagai pengantin baru. Beliau bertanya lagi "kalian relawan tsunami Aceh kan?". "Betul Bu". Saya pun semakin bingung kok beliau banyak tahu tentang kami. Beliau memperkanalkan diri "Saya Ibu Yoyoh". Masya Allah seorang tokoh muslimah dari PKS begitu akrab menyapa kami. Itulah awal kami mengenal beliau. Hari ini Bu Yoyoh sudah kembali ke pangkuan ilahi, Innalillahi wa inna ilaihi Rajiun. (Wahyu de Mattawang)

....


Salim A Fillah (twit):

• Hanya berkesempatan beberapa kali jumpa Bunda Yoyoh, saya selalu berada dalam perasaan antara takjub & malu. Satu saat, sebelum suatu acara di mana #Bunda #Yoyoh & P' Budi Dharmawan menjadi pembicara serta saya sebagai moderatornya;

• Di belakang panggung tersaksikan suami-isteri itu bergandengtangan, saling bertatap sambil tersenyum, & saling menyimak-ulang hafalan Al Quran! MasyaaLlh.

• Saya bertanya, berapa Juz masing-masing mereka membaca Al Quran seharinya? Kata Bunda Yoyoh, "Sangat kurang dibanding apa yang harus kami penuhi selayaknya. Hanya 3 Juz."

• Saya: "Bukannya P' Budi & Bunda Yoyoh sibuk sekali, bagaimana bisa menyempatkan sebanyak itu?"

• "Justru karena sibuk & banyak hadapi aneka persoalan serta begitu beragam manusia, maka HARUS memperbanyak Al Quran", kata Bunda Yoyoh.

• Saya juga ingat, P' Budi kalau memanggil Bunda Yoyoh, "Istriku, Cintaku, Kasihku, Sayangku, Yoyoh yang Shalihah!", pun di forum itu.

• Saya bertanya, bagaimana kiat mendidik 13 putra dengan kesibukan seperti Bunda Yoyoh? Jawab beliau; "Mereka milik Allah, kami hanya dititipi. Kami selalu mohon bantuan Pemiliknya untuk menjaga mereka, mendoakan kebaikan di manapun berada. Selebihnya seperti dalam QS An Nisaa' ayat 9, cara membesarkan anak adalah dengan mewujudkan taqwa dalam 'amal & jujur dalam kata."

....

"Sungguh elok Allah berikan kematian beliau. Tdk saja dalam ta'at dlm ibadah, tetapi ta'at kpd manhaj dan jama'ah. Sungguh beruntunglah duhai Bunda." (Irwan Dahlan)

....

"ya ALLAH...jadikan anakku mewarisi keperibadiannya...(ibu yoyoh) amiiin....semoga ALLAH mengganti1000 orang seperti beliau untuk PKS....AMIIN." (Akhmad Kholil)

....

Kesaksian wartawan detik.com (Ramadhian Fadillah) sbgmn dimuat di detik.com:

Dalam tes uji kelayakan calon Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, seorang anggota FPKS meminta agar Panglima TNI memperbolehkan wanita TNI boleh berjilbab. Hal ini sudah diterapkan di Aceh, dan tidak menjadi masalah.

"Kalau bisa wanita bisa berpakaian sesuai aturan agama. Ini tidak akan mengganggu tugasnya," katanya saat itu.

Wanita itu anggota FPKS, Yoyoh Yusroh.

Penulis ingat itu pertama kali penulis berkenalan dengan beliau. Beberapa hari kemudian penulis ditugaskan kantor untuk meliput rombongan Viva Palestina yang akan tergabung dalam Lifeline 5. Kebetulan Ibu Yoyoh memimpin rombongan Viva Palestina dari Indonesia. (Bu Yoyoh berhasil menembus Gaza, sedang penulis tidak berhasil dan kembali ke Jkt)

Penulis bertemu terakhir dengan Ibu Yoyoh saat diundang harian Republika. Beliau mengajak seluruh rombongan untuk bertemu. Dia bercerita bagaimana kondisi di Gaza, semangat orang-orangnya dan optimisme mereka menjalani hidup. Beliau juga bercerita pria-pria berwajah teduh yang menyerahkan hidupnya untuk mempertahankan Palestina. Menjadi Jundullah atau tentara Allah.

Penulis duduk di pojok. Menunduk, menahan air mata mendengar beliau dengan semangat menceritakan itu semua.

Ibu Yoyoh bilang, dia masih ingin kembali ke Palestina. Melakukan tindakan kemanusiaan di sana. Tapi Allah rupanya berkehendak lain. Beliau meninggal saat kecelakaan dini hari tadi.

Hari ini, PKS kehilangan tokoh terbaiknya. Umat Islam di Indonesia juga kehilangan seorang pejuangnya.

Dan samar, entah dari mana penulis mendengar sebuah lagu.. We will not go down in the night without the fight, we will not go down in Gaza tonight..


Selamat jalan Bunda Yoyoh..

Sumber:Rangkuman pkspiyungan.blogspot.com

Belajar Kokoh dari Ustz. Yoyoh Yusroh

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

Hari ini Sabtu 21 Mei 2011 bertepatan dengan 18 Jumadits Tsani, kita kehilangan seorang mujahidah dakwah, ustadzah, muballighoh, bunda yang penuh kesabaran : Yoyoh Yusroh. Masyarakat banyak mengenalnya sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang sangat gigih memperjuangkan RUU pornografi. Usulan cerdas beliau tentang kemungkinan tentara TNI wanita berjilbab juga menarik banyak pihak untuk mencermati langkah beliau. Keterlibatannya di kerja dewan sejak tahun 1999 tidak menyurutkan langkahnya dalam dakwah dan tarbiyah di tengah masyarakat. Taujihat dan ceramahnya senantiasa dinanti setiap kader dakwah khususnya akhwat muslimat. Panggilan Bunda yang dialamatkan kepada beliau menunjukan penghargaan dan arti khusus diri beliau di hati setiap akhwat kader dakwah. Beliau kini telah meninggal, namun catatan kebaikan telah banyak ditorehkan, saatnya bagi kita untuk meneladani dan melanjutkan perjuangannya.

Setiap kematian meninggalkan pesan, pesan untuk mengingat betapa dekatnya kita dengan alam barzah. Pesan untuk mengingat dan menyebut kebaikan yang meninggal agar ada langkah yang nyata dalam mengikuti kebaikan-kebaikan yang ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kamu menghadiri orang yang sakit atau orang yang meninggal, maka katakanlah yang baik, maka sesungguhnya malaikat mengaminkan (membaca amin) atas apa yang kamu katakan.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain dari al-Bukhari, bahwasanya satu jenazah dibawa melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabat radiyallahu ‘anhum, lalu mereka menyebutkan kebaikan-kebaikan orang tersebut. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wajib”. Lalu lewat lagi satu jenazah yang lain, lalu mereka menyebutkan kejahatan kejahatannya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda lagi, “Wajib”. Maka Umar bin Khatab radiyallahu ‘anhu bertanya, “Apakah gerangan yang wajib?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ini yang kamu sebutkan atasnya kebaikan, maka wajiblah baginya surga; dan ini yang kamu sebutkan atasnya kejahatan, maka wajiblah baginya neraka. Kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi.” (HR. al-Bukhari).

Air mata akan segera mengering, gundukan tanah akan segera membatu, kesedihan akan segera ditumpuki dengan agenda kesibukan lainnya, maka marilah sejenak kita mengenang kebaikan beliau, kebaikan dan hanya kebaikanlah yang layak untuk dikenang dari setiap insan. Mari belajar kokoh dari ustadzah Yoyoh Yusroh

Pertama : Teladan Fisik yang Kuat dan Komitmen dalam menjaga kesehatan
Aktifitas dakwah membutuhkan energi yang luar biasa. Ini yang disadari oleh ustadzah Yoyoh Yusroh, maka beliau punya komitmen yang sangat tinggi dalam menjaga kesehatan, dan juga mengingatkan kader dakwah yang lain agar peduli kesehatan. Afifah Afra menuliskan kenangannya bersama ustadzah Yoyoh Yusroh dalam suatu kesempatan memberikan tausiah di depan para muslimah Semarang. Beliau sangat menganjurkan para muslimah untuk menjaga kesehatan. Menekankan untuk mengonsumsi banyak sayur dan buah-buahan, serta meninggalkan segala jenis makanan instan yang berpengawet. Lebih tegas ustadzah Yoyoh Yusroh menjelaskan : "Rahim seorang wanita harus dipersiapkan untuk menghasilkan generasi yang terbaik. Jadi, makanlah hanya sesuatu yang halal dan toyib." . Komitmen beliau yang tinggi ini pun bisa dengan mudah dibuktikan di depan mata. Melahirkan 13 putra dan putri tentu dibutuhkan penjagaan fisik yang luar biasa, belum ditambahi aktifitas dakwah dan kegiatan yang sangat padat. Beliau mampu melewati hari-hari sibuknya dengan stamina yang kuat. Saat ditanya seorang akhwat tentang resep fitnya, beliau mengingatkan untuk jangan lupa mengonsumsi habbatus sauda dan madu.

Kedua : Kesabaran luar Biasa
Melahirkan, merawat dan membesarkan 13 orang anak adalah hal luar biasa yang mutlak membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Betapa banyak kader dakwah yang hari ini mengumbar keluhkesah dan berteriak kerepotan, sementara mereka baru dikarunia satu dua anak, dengan amanah dakwah yang tak seberapa. Kegiatan beliau yang begitu padat tentulah membutuhkan kesabaran luar biasa. Dalam kehidupan rumah tangga beliau adalah contoh kesabaran seorang ummahat, karena beliau seringkali diminta –terkadang bersama suaminya- untuk mengisi talkshow dan seminar dengan teman keluarga islami. Beliau berpesan tentang kunci sukses membina rumah tangga : “"Dalam membina rumah tangga, yang penting prinsipnya saling memberi. Tidak ada yang superordinat atau subordinat antara laki-laki dan wanita. Sejak awal menikah komitmen itu harus ada. Laki dan wanita punya keistimewaan.”. Banyak lagi pesan dan petuah beliau tentang rumah tangga, yang sungguh telah dibuktikan sejak awal dalam kesabaran beliau mengarungi rumah tangga. Sekali lagi, dengan 13 orang anak !

Ketiga : Aktif Bergerak
Ustadzah Yoyoh Yusroh –tidak dipungkiri lagi- juga menjadi teladan akhwat muslimah dalam kiprah bagi dakwah dan masyarakat. Amanah beliau yang begitu banyak senantiasa beliau tuntaskan dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya dalam konteks internal partai atau dalam negeri, namun juga tampil aktif dalam organisasi internasional bahkan perjuangan internasional membela Palestina. Beliau memimpin rombongan Viva Palestina yang dikoordinir oleh Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP), dan melalui perjuangan berat akhirnya mampu menembus Gaza dengan dikawal barisan panser tentara Mesir. Kiprah beliau yang sangat padat bisa dilihat dari rentetan tugas dan penghargaan yang beliau dapat. Selain di DPR beliau juga aktif sebagai anggota Dewan Pakar ICMI (Tahun 2005-2010), bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lansia. Tak hanya itu, sejumlah tanda jasa pun pernah diterimanya, seperti International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000, International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003, dan Mubaligh National dari Departemen Agama Pusat tahun 2001. Sebuah gambaran sekaligus teladan, seorang ummahat yang sukses meramu antara ranah domestik dengan pengabdian kemasyarakatan.

Keempat : Ruhiyah Tinggi
Aktifitas dakwah dan kemasyarakatan yang begitu padat akan sangat melelahkan tanpa siraman ruhiyah yang teratur dan pada porsi yang istimewa. Ustadzah Yoyoh Yusroh tahu dan meyakini dengan pasti hal tersebut. Karenanya beliau senantiasa menghiasi hari-hari padat aktifitasnya dengan charger ruhiyah yang terus dijaga dan ditingkatkan. Tilawah dan mengulang hafalan Quran adalah rutinitas harian yang tak terlewatkan. Salim A Fillah pernah mendapati beliau bersama suami tengah asyik mengulang hafalan berdua, bergantian menyimak dan membenarkan. Secara khusus, beliau senantiasa menyelesaikan tilawah tiga juz setiap harinya. Tentu sebuah capaian yang luar biasa, yang barangkali tak terbayangkan dalam benak banyak kader yang selalu gagal menyelesaikan satu juz tilawah karena alasan kesibukan. Ketika ditanya bagaimana mungkin menyempatkan diri untuk tilawah sebanyak itu dalam setiap harinya, ustadzah Yoyoh Yusroh menjawab dengan yakin dan mantap : "Justru karena sibuk & banyak hadapi aneka persoalan serta begitu beragam manusia, maka harus memperbanyak Al Quran". Subhanallah

Kelima : Penyayang dan Peduli
Banyak akhwat yang terkesan dengan kesederhanaan dan ketawadhukan beliau, dan lebih dari itu kedekatan personal dan ukhuwah yang dibuktikan dengan langkah nyata. Panggilan bunda dan ummi menandakan tempat khusus di hati para akhwat. Seorang akhwat muda begitu terkesan saat dalam sebuah pertemuan kedua dengan beliau, ustadzah Yoyoh Yusroh masih mengingat betul nama dan asalnya, serta menanyakan tentang kegiatan dan aktifitas terbarunya. Hal ini jelas menunjukkan kepedulian dan kasih sayang beliau yang tulus kepada para akhwat, tanpa pamrih, seperti kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

Akhirnya, tentulah masih banyak teladan kebaikan yang telah ditorehkan oleh ustadzah Yoyoh Yusroh, coretan singkat ini tak akan pernah mampu mewakili kebaikan dan keteladanan dari sosok daiyah dan mujahidah ini. Sekali lagi marilah belajar kokoh dari ustadzah Yoyoh Yusroh. Mari belajar memuhasabahi diri atas langkah yang amal yang telah kita torehkan setiap hari.

Beberapa hari sebelum meninggal, beliau menuliskan SMS berisikan kegelisahan dan muhasabah hatinya kepada seorang akhwat: “ Ya robb, aku sedang memikirkan posisiku kelak diakhirat. Mungkinkah aku berdampingan dengan penghulu para wanita khodijah al kubro yang berjuang dengan harta dan jiwanya? Atau dengan Hafsah binti Umar yang di bela oleh Alloh saat akan dicerai karena showwamah (rajin puasa-red) dan qowwamahnyaI (rajin tahajud-red) ? Atau dengan Aisyah yang telah hafal 3500 an hadits, sedang aku....ehm 500 juga belum...atau dengan Ummu Sulaim yang shobiroh (penyabar) atau dengan Asma yang mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dari jihad... atau dengan siapa ya. Ya Alloh, tolong beri kekuatan untuk mengejar amaliah mereka...sehingga aku laik bertemu mereka bahkan bisa berbincang dgn mereka di taman firdausMu :

Hatta Syamsuddin
Sumber : http://www.indonesiaoptimis.com

Artikel menarik (sekitar Sep 2008) tentang Lailatul Qadar yang bersumber dari karya Rajendra Kartawiria, Quranic Quotient Centre. Sebagian isi buku ini kemudian dipublikasikan di internet oleh Aulia Muttaqin dan beberapa sumber lainnya. Manfaatkan malam Ramadhan untuk memperluas ilmu dan membangun keyakinan

Mengapa Ramadhan?

Dalam Islam kita mengenal adanya 4 bulan suci, yaitu Dzulka’idah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Ramadhan yang berarti panas pun tidak termasuk sebagai bulan suci. Mengapa Ramadhan dipilih untuk puasa sebulan penuh?

Dalam ilmu astronomi, Radiasi Matahari memiliki siklus 11 tahunan. Tahun 2007 sendiri merupakan akhir dari siklus ke 23 sejak pengamatan pertama pada abad 18.

Bumi dilindungi Magnestosphere, sehingga dampak badai radiasi bukan terjadi pada sisi bumi yang menghadap matahari (siang hari).

Saat badai radiasi matahari datang, dampaknya terasa pada bagian bumi yang membelakangi matahari (malam hari).

Radiasi di malam hari mempengaruhi tingkat getaran otak.

Radiasi dan gravitasi bulan purnama meningkatkan permukaan air laut dan kehidupan makhluk laut di malam hari. Juga menarik air dalam membran otak dan lebih menggetarkan sel-sel otak. Getaran sel otak menggambarkan tingkat kesadaran dan aktivitas otak.

Umat muslim dianjurkan puasa sunnah 3 hari “shaumul biidh” pada saat terang bulan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan-bulan Hijriyah dan menghidupkan malam-malamnya. Tingkat radiasi bervariasi 0-100,000 dan di skala S1-S5 oleh NOAA.

Berdasarkan pengamatan, radiasi sebesar 1000 MeV particles s-1 ster-1 cm-2 terjadi 10 kali dalam satu siklus 11 tahunan, atau terjadi setiap 13 bulan sekali. Radiasi sebesar 1000 MeV particles s-1 ster-1 cm-2 ini digolongkan dalam skala S3, dan mulai berbahaya bagi manusia sebesar 1 chest x-ray.

Radiasi dengan siklus 11,7 bulan (1 tahun hijriyah) adalah sebesar 800 MeV particles s-1 ster-1 cm-2.

Mengarah pada hipotesa malam Lailatul Qadar Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan (QS Al Qadr 97:3)

Building Block …

  • Siklus satu tahunan (hijriyah) bernilai 1000 x bulan purnama
  • Malam yang nilainya 1000 bulan purnama adalah Lailatul Qadr
  • Lailatul Qadr terjadi di bulan Ramadhan
    Jadi siklus badai matahari yang berulang setiap satu tahunan (hijriyah) terjadi setiap bulan Ramadhan

Itulah sebabnya…

  • Sejarah para nabi menunjukkan bahwa mereka senang merenungkan hakekat kehidupan, bertapa, pada setiap bulan Ramadhan.
  • Secara umum wahyu-wahyu tentang ajaran agama yang membutuhkan tingkat pemahaman yang tinggi, banyak yang diturunkan di malam-malam bulan Ramadhan.
  • Penataan ayat-ayat Al Quran ke dalam surat-surat seperti yang tersaji saat ini, dilakukan Nabi Muhammad pada malam-malam bulan Ramadhan.
  • Umat muslim diajak untuk menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan
  • Lebih utama adalah i’tiqaf di masjid pada 10 malam terakhir, pada malam-malam sebelum dan setelah Lailatul Qadr

Energi ekstra untuk pembelajaran di bulan Ramadhan…

  • Untuk bisa mengaji malam Ramadhan dibutuhkan energi ekstra
  • Kenyataannya puasa siang hari bukanlah menyebabkan tubuh kekurangan / kehabisan energi
  • Justru puasa menghemat energi tubuh 10% karena tidak digunakan untuk mencerna makanan
  • Energi yang dihemat ini sangat membantu pemahaman pelajaran di malam hari

Three in One di bulan Ramadhan…

  • Efektif memahami Al Quran di malam hari
  • Detoksifikasi dan Manajemen Energi di siang hari
  • Kembali fitrah setelah berpuasa 28 hari berturut-turut

Manfaatkan malam-malam Ramadhan…

  • Untuk dapat dengan mudah memahami makna kehidupan secara komprehensif dan benar, manfaatkan keenceran otak di kesunyian malam Lailatul Qadr
  • Untuk mendapat pemahaman lebih luas, malam-malam di sekitar Lailatul Qadr juga oke (10 malam terakhir Ramadhan)
  • Lebih oke lagi kalau dimulai malam pertama Ramadhan, mumpung siangnya berpuasa
  • Hasil renungan malam ini harus dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari
  • Nikmat hidup akan diperoleh jika kita berkontribusi positif kepada kehidupan dunia dengan berserah diri kepadaNya
  • Nikmat kehidupan akhirat akan diperoleh bila kita mampu selalu menikmati dan mensyukuri kehidupan dunia

Sumber:multiply.com

PKS: Nasionalisme Bagian dari Islam

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq menegaskan, sejak dulu PKS adalah partai nasionalis meskipun menggunakan Islam sebagai asas partai.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (22/6/2010), Luthfi mengatakan, nasionalisme adalah bagian dari Islam sehingga kalau PKS menggunakan asas Islam sebagai identitas partai, bukan berarti tidak nasionalis.

Menurut Presiden PKS yang baru dikukuhkan dalam munas kedua yang berakhir Minggu (20/6/2010), PKS tidak pernah mendikotomikan antara Islam dan nasionalis.

Dia mengatakan, orang Islam otomatis juga nasionalis karena cinta Tanah Air dan cinta bangsa adalah bagian dari ajaran Islam. Demikian juga, lanjut Luthfi, mereka yang mengaku nasionalis, terutama pemeluk Islam, bukan berarti mereka tidak Islami.

Karena itu, kata anggota Komisi I DPR RI itu, kalaupun ada yang berpendapat sekarang PKS bergeser menjadi partai nasionalis religius, hal itu bukan berarti mengubah jati diri PKS. "Ini hanyalah penegasan sikap bahwa sejak dulu nasionalisme itu ada di PKS karena nasionalisme ada dalam ajaran Islam," ujarnya.

Luthfi berpendapat, bukan saatnya lagi memperdebatkan atau mendikotomikan antara Islam dan nasionalis. Bagi PKS, katanya, hal itu sudah selesai. "Masih banyak persoalan besar kebangsaan yang harus menjadi perhatian ketimbang mempermasalahkan soal Islam dan nasionalisme," katanya.

Luthfi mencontohkan soal pemberantasan korupsi, angka kemiskinan, pengangguran yang masih tinggi, dan pembangunan karakter bangsa adalah sejumlah hal yang harus menjadi fokus perhatian berbagai komponen bangsa.

Tiga besar Tentang target tiga besar yang dicanangkan dalam munas kedua PKS, Luthfi mengemukakan, banyak yang menganggap itu hanyalah mimpi. "Tidak apa-apa itu dianggap mimpi, kenyataannya itu memang mimpi PKS. Apa yang diraih PKS sekarang juga merupakan wujud dari mimpi beberapa waktu lalu," katanya.

Yang penting, kata dia, bagaimana mimpi itu kemudian diterjemahkan dalam program dan kerja-kerja nyata di lapangan. "Dengan itu insya Allah mimpi menjadi tiga besar bisa terwujud," katanya.***

Langkah PKS didalam Munas III yang berakhi pada hari Minggu kemarin, yang mendorong PKS menjadi lebih plural. Ini menandakan PKS akan menjadi partai yang moderat dan lebih terbuka untuk berbagai kalangan.

Munas yang mengundang Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dalam sebuah dialog bertema, “US View’s on Islam: Reflection on Barrack Obama’s Speech in Cairo”.

Terkait materi dialog, PKS meminta kepada Duta Besar Amerika agar menyampaikan kepada pemerintahnya di Washington DC terkait tanggung jawab Amerika dengan perdamaian dunia.

Mengutip pidato Obama di Kairo, “Menuntun pendirian saya bahwa hubungan antara Amerika dan Islam harus didasarkan pada pengertian Islam yang sebenarnya. Dan saya menganggapnya sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai presiden Amerika Serikat untuk memerangi stereotip negatif Islam dimanapun adanya.”

Peran politik Indonesia sendiri dikancah Internasional telah menurun secara signifikan selam 32 tahun masa pemerintahan razim orde baru.

Dunia ‘barat’ lebih sering melihat Islam sebagai agama yang politikal, mengatur segala aspek sosial dan tingkah laku sehari-hari umatnya, dan seakan bertentangan dengan prinsip-prisip dasar anarkisme.

Orang-orang Muslim percaya pada persaudaraan atas semua bangsa, ini disebut Anti-Rasis. Dengan hal itu Islam bisa disebut sebagai agama personal, dan setiap Muslim mempunyai hubungan khusus sendiri dengan Tuhannya.

Islam juga menganjurkan pembentukan komunitas dimana orang-rang yang terlibat di dalam sana saling mengenal satu sama lainnya dan melakukan bantuan kebersamaan. Komunitas yang kuat dan terformasi yang melakukan kegiatan secara kebersamaan ini mengingatkan kita kepada koletifitas dan sangat berbeda dengan pasar pekerja kapitalis, dimana pekerja bisa dibeli dan dijual layaknya sebuah komoditas.

Menurut kepercayaan Islam, semua yang ada di muka bumi ini bukanlah milik siapa-siapa selain Allah, dan manusia hanya dipercayai untuk hidup dimuka bumi, menjaga dan mengelola isi bumi tersebut. Hal ini bertentangan dengan konsep kepemilikan kapitalisme yang berdasarkan doktrin orang-orang Roma dahulu yaitu “Hak Untuk Menggunakan Dan Mengeksploitasi”. Hal ini juga yang menjadi landasan dari paham ekologi, sebagai ciptaan dari Allah hanya bisa dihancurkan dan digunakan apabila memang dirasa sangat perlu untuk menghancurkan dan menggunakannya.

Saat menolak sepenuhnya penggunaan kekerasan, kebanyakan setuju bahwa penggunaan kekerasan dapat di benarkan sebagai pertahanan diri. Konsep kekerasan untuk pertahanan diri ini juga ditemukan pada Al-Qur’an, yang mengatakan “Berjuanglah di jalan Allah melawan siapa saja yang menindas kamu, tapi janganlah kamu memulai permusuhan. Sesungguhnya Allah tidak mencintai para penyerang”. Walaupun orang-orang Muslim sering dituduh menyebarkan agamanya dengan pedang, Al-Qur’an mengajarkan bahwa seharusnya tidak ada suatu pemaksaan dalam penyebaran sebuah agama. Jelasnya, Islam tidak menyetujui penindasan. Salah satu Hadist menyatakan “Wahai kaumku, Allah telah melarang penindasan terhadap Nya dan terlarang juga diantara kalian semua, jadi janganlah kamu saling menindas sesama manusia”. Hadist ini membawa beberapa kaum Muslim menolak segala bentuk penindasan, khususnya menolak penindasan dari negara secara bersama-sama.

Ada pun soal demo PKS anti-Amerika, anti-Israel, mengutip Yudi Widiana, Sekretaris Panitia Pelaksana Musyawarah Nasional yang bertanggung jawab atas seminar . “Itu soal kebijakannya, tidak ada alergi. Kami kritik kebijakan-kebijakannya. Setiap negara, punya standing terhadap kebijakan-kebijakan atau isu soal di muka bumi,” katanya.***

Eramuslim.com - Dalam sebuah diskusi di sebuah stasiun televisi berita, wakil sekjen PKS, Mahfudz Siddik menyatakan bahwa PKS mendukung TNI untuk menggunakan hak politiknya di pemilu 2014. Hal ini menurutnya, TNI dinilai sudah siap untuk melakukan persiapan selama tiga tahun ke depan untuk ikut pemilu.

“Tiga tahun mulai sekarang, kami menilai bahwa TNI sudah bisa mempersiapkan diri untuk menggunakan hak politiknya di pemilu tahun 2014,” begitu kira-kira yang diucapkan mantan anggota Pansus Century dari FPKS ini.

Menurut Mahfudz, PKS menilai bahwa TNI sudah waktunya untuk tidak dikorbankan dalam hak demokrasinya. Dan masih menurutnya, seperti yang disampaikan media, bahwa Kasad menyatakan kesiapan TNI angkatan darat untuk melakukan hak politiknya di pemilu depan.

Namun masih menurut Mahfudz, hak politik TNI bersifat pasif. Artinya, dalam menggunakan hak politiknya, TNI tidak boleh ikut kampanye, pengerasah massa, dan lain-lain.

Dalam forum yang sama, pengamat politik Bachtiar Effendi justru berpendapat sebaliknya. Ia masih sangat ragu kesiapan TNI untuk menggunakan hak politiknya dalam pemilu. Karena, kultur komando di TNI sulit dibuang begitu saja. Artinya, hak politik untuk TNI nantinya sangat berpotensi untuk disalahgunakan oleh pihak-pihak yang berkuasa.

Soal hak TNI untuk mengikuti pemilu memang telah diisyaratkan SBY beberapa waktu lalu. Dan inilah yang ditangkap sejumlah partai untuk mendukung sikap tersebut. Hak politik TNI ini, tentu akan diikuti oleh hak politik untuk Polri.

”Saya harap, masih ada kekuatan-kekuatan legislatif yang bisa menolak pengguliran hak politik untuk TNI ini, karena hal itu sangat rawan terjadinya friksi dan konflik interes di tubuh TNI sendiri,” tambah Bachtiar.***

JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi PKS DPR RI dengan tegas menolak rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik per 1 Juli 2010 karena alasan pemerintah dinilai tidak tepat.

"Kami menolak usulan pemerintah yang akan menaikkan harga TDL per 1 Juli nanti," kata anggota Komisi VII dari F-PKS, Sigit Sosiantomo, seusai rapat pleno F-PKS di Gedung DPR Jakarta, Selasa (15/6/2010).

Mereka mengemukakan, pemerintah tidak boleh mengorbankan masyarakat karena produksi listrik yang terus naik sehingga masyarakat harus membayar harga listrik yang lebih tinggi dari tahun ke tahun.

Sigit mengungkapkan, naiknya harga produksi listrik setiap tahun disebabkan oleh bauran energi di pembangkit listrik yang tidak efisien. PLN masih menggunakan BBM sebagai bahan pembangkit listrik terbesar (30 persen). Padahal, dalam rencana pemerintah tahun 2010, mereka hanya menggunakan 19 persen BBM untuk pembangkit listrik.

"Oleh karena itu, PKS tidak setuju dengan kenaikan TDL. Beban subsidi listrik harus menjadi pendorong bagi pemerintah untuk segera mengupayakan terpenuhinya bauran energi untuk pembangikit energi yang lebih berimbang," kata Sigit.

Sebagai solusi, PKS mengusulkan kepada pemerintah agar pembangkit listrik menggunakan energi selain BBM, yakni gas, panas bumi, atau batu bara dengan persentase lebih besar sehingga biaya produksi pembangkit akan lebih murah dibandingkan dengan yang menggunakan BBM.***

PKS Tolak Kenaikan Tarif Listrik

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--PKS tak akan mendukung keinginan pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Anggota komisi VII dari Fraksi PKS, Achmad Rilyadi, menegaskan partainya secara resmi menolak kenaikan TDL.

''PKS secara resmi menyatakan kenaikan TDL kita tolak. PKS juga resmi sampaikan nota keberatan,'' ungkap Achmad di Jakarta, Senin (14/6).

Menurut Achmad, PKS lebih menyarankan dilakukan efisiensi terlebih dahulu. ''Dilakukan efisiensi terlebih dahulu. Ini harus dibuktikan betul,'' tegasnya.

Ketika ditanyakan kemungkinan adanya kartel pemasok BBM, Achnad mengaku kemungkinan seperti itu ada. ''Kalau mau (diselesaikan) sebenarnya bisa,'' ujarnya.

Pemerintah bernia menaikkan TDL pada pertengahan Juli 2010. Alasannya, kenaikan itu diperlukan untuk menghemat subsidi listrik yang sudah dipatok dalam anggaran negara.***

PKS Ingin Buktikan Diri Terbuka dan Moderat

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

INILAH.COM, Jakarta - PKS ingin membuktikan diri sebagai partai tengah, moderat dan terbuka. Lihat saja dalam Munasnya PKS mengundang Dubes Australia dan AS. Ada apa dengan PKS ?

Kalangan PKS nampaknya meyakini bahwa gelombang Islamisme yang keras dengan aneka teror dan kekerasan di dalamnya, hanya akan merugikan partai itu dan citra umat Islam.

“PKS ingin menjadi penjaga nilai-nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan, serta lebih realistis dalam melihat pluralitas sosial di republik kita,” kata Zulkieflimansyah PhD, anggota DPR PKS.
Di kalangan publik, PKS masih dirasakan sebagai partai eksklusif meski sudah bergerak ke tengah dan moderat, bahkan sudah merekrut kader non-muslim. “PKS masih dilihat sebagai partai berbasis massa Islam yang eksklusif karena doktrinnya memang demikian, mungkin dengan pertimbangan untuk menjaga keutuhan basis sosial mereka.
Eksklusifisme PKS membuat kalangan NU dan Muhammadiyah melihat partai ini sebagai ancaman atas kohesitas dan pengaruh sosial-kultural dua organisasi massa Islam terbesar itu. “Apalagi PKS berafiliasi ideologis dengan Ikhwanul Muslimin di Timur Tengah,” papar Fahmi Panimbang MA, sosiolog muda Universitas Paramadina.
Melalui undangan kepada Dubes AS dan Australia itu, PKS ingin menyampaikan kepada dunia internasional bahwa Islam Indonesia tidak sama dengan Islam yang perspesikan dunia barat yang terkadang dicap negatif.
"Ini loh bahwa Islam di Indonesia berbeda dengan Islam di negara barat," ujar Sekretaris Jendral PKS, Anis Matta, akhir pekan lalu. Menurut Anis, PKS ingin memberikan pandangan-pandangan baru kepada internasional khususnya dua negara itu terhadap kondisi dan pandangan Islam di Indonesia. Hal itu jugalah yang menurutnya, menjadi alasan mengapa untuk perhelatan besar nanti PKS memilih hotel asal Amerika Serikat untuk ber-Munas.
Selain meneguhkan diri sebagai partai moderat dan tengah serta terbuka, PKS juga ingin mengesahkan susunan pengurus DPP pada Munas PKS pada 16 Juni 2010 mendatang serta membahas kembali posisinya sebagai anggota koalisi pendukung pemerintah.
Anis menilai, PKS perlu kembali mengevalusi posisinya karena mencermati model koalisi saat ini. Terlebih setelah terbentuknya Sekber Koalisi yang menurutnya, hanya sebagai bentuk ‘carter politik’.
“Meskipun kecurigaan ini akhirnya tidak terbukti,” sambungnya. “Kita akan bahas kebijakan kita soal koalisi. Arah dari koalisi ini yang nanti akan kita tetapkan di Munas besok,” tandas Anis.
Politisi PPP, Dr Arief Mudatsir dalam disertasinya di Fisip-UI mengenai partai-partai berbasis Islam, pernah memprediksikan bahwa ideologi kebangsaan, bukan keagamaan, akan lebih mendapat tempat di kalangan rakyat Indonesia yang kian modern dan maju.
Bahwa ideologi Islam dan agama lain akan semakin memudar dalam kepartaian di Indonesia karena derasnya modernitas dan globalisme yang membuat masyarakat makin sekuler dan tak lagi meandang agama sebagai panduan yang ‘'berharga mati' dalam berpolitik. Selamat bermunas PKS.***

TEMPO Interaktif, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq membantah adanya agenda terselubung PKS dengan dipilihnya Ritz Carlton sebagai lokasi Musyawarah Nasional (Munas) II PKS dan diundangnya Duta Besar Amerika Serikat. "Dubes Amerika diundang untuk menjelaskan pandangan politik Obama tentang Islam,"kata dia kepada Tempo, Jakarta, Minggu (13/6).


Menurut Mahfudz, PKS tak hanya mengundang duta besar Amerika, tapi juga mengundang duta besar negara barat lainnya. Hal ini menjadi pertimbangan partai karena dalam rangkaian Munas PKS pada 16-20 Juni nanti akan menyelenggarakan seminar internasional dengan tema, "Pandangan politik Obama tentang Islam."

Soal diundangnya Duta besar Amerika juga terkait kunjungan Obama ke Universitas Al Azhar University, Mesir, beberapa waktu lalu. Disana, Obama berpidato mengenai pandangannya tentang Islam. "Kita ingin tahu sejauh mana pikiran-pikiran Obama diimplementasikan dalam politik luar negerinya. Dan Dubes Amerika-lah yang paling berkompeten untuk menjelaskan ini," kata dia.


Anggota Komisi Pemerintahan DPR RI ini menambahkan, PKS juga ingin mendengar langsung sikap Obama mengenai kasus serangan brutal Israel terhadap kapal kemanusiaan Mavi Marmara menuju Gaza tempo hari. "Apakah sudah sesuai dengan sikap politik luar negerinya,"kata dia.

PKS tercatat sebagai partai pertama yang akan mengadakan Munasnya di hotel yang tarif kamar termurahnya adalah US $ 300 per malam itu. Partai Golkar pernah menggunakan Ritz Carlton Pasific Place, tapi hanya agenda rapat koordinasi nasional (rakornas) selama dua hari.***

PKS Jakarta Dituntut Layani Warga

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

JAKARTA :: Okezone - Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS DKI Jakarta menyelenggarakan peresmian kantor baru di Jalan R. Soeprapto,Kemayoran, Jakarta Pusat. Presiden DPP PKS Luthfi Hasan Ishaq turut hadir dalam peresmian tersebut bersama sejumlah anggota dewan DPR RI dan DPRD DKI Jakarta.

Dalam Sambutannya, Presiden PKS Luthfi Hasan mengatakan bahwa kantor DPW PKS Jakarta harus dapat menjadi pilot project dalam peningkatan mutu dalam segala hal. Mulai dari pelayanan, kinerja maupun penguatan soliditas para kader PKS.

"PKS DKI Jakarta harus menjadi cerminan bagi wilayah lain, karena Jakarta merupakan pusat pemerintahan, karena itu peresmian ini (kantor DPTW PKS- Red) harus segera dilaksanakan sebelum Musyawarah Nasional(Munas) PKS," ujar Lutfi dalam rilis kepada okezone, Senin (13/6/2010).

Dengan diresmikannya kantor DPW PKS DKI Jakarta ini, Lutfhi berharap seluruh aspirasi dapat ditampung, sehingga para kader dan masyarakat umum tidak mudah terjebak oleh isu-isu negatif yang memojokan PKS.

Triwisaksana, pimpinan DPW PKS DKI Jakarta menegaskan bahwa kantor DPW PKS Jakarta yang kini ditempati sebagian besar berasal dari sumbangsih para kader PKS.

"Alhamdulillah, kini dengan diresmikannya kantor DPW PKS DKI Jakarta, semoga dapat lebih meningkatkan semangat para kader serta tokoh PKS di DPR RI maupun DPRD untuk untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kota Jakarta," tegas Triwisaksana yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Triwisaksana pun menambahkan, bahwa kantor DPW adalah rumah aspirasi bagi para kader, simpatisan maupun masyarakat untuk dapat menuangkan segala ide maupun saran untuk perbaikan kualitas pelayanan PKS DKI Jakarta.***

TEMPO Interaktif, Jakarta -Pekan depan Partai Keadilan Sejahtera akan mengadakan musyawarah nasional. Berdeda dengan musyawarah nasional partai lain, PKS tak akan memilih presidennya di sana.

"Karena pemilihan presiden sudah dilakukan jauh hari sebelumnya," kata Sekretaris Jenderal PKS, Anis Matta di Jakarta, Sabtu (12/6). Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq telah dipilih pada akhir tahun lalu. Berbeda dengan partai lain, Presiden PKS tidak dipilih langsung, melainkan dipilih oleh Ketua Dewan Syuro dengan mekanisme rapat. "65 anggota dewan syuro ini yang dipilih oleh sekitar 30 ribu kader PKS," kata Anis.

Alhasil, dalam strukturnya, pemimpin tertinggi PKS adalah dewan syuro. Namun Anis mengakui dalam hubungan-hubungan keluar, yang lebih banyak tampil adalah Presiden dan Sekjen Partai. "Tapi jabatan struktural di PKS bukan masalah besar," ujarnya. Alasan lain menurut Anis adalah efisiensi. "Di partai politik lain, pemilihan ketua umum adalah yang paling mahal (biayanya), di PKS nol," ujarnya berkelakar.

Mungkin karena itu PKS bisa menyisihkan anggarannya untuk mengadakan Munas selama lima hari pada 16-20 Juni 2010 di Hotel Ritz Carlton, Kuningan yang harga kamar termurahnya $ 300 per malam.***

PKS Integrasikan DPP dengan Fraksi

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

JAKARTA(SI) – Perubahan struktur partai dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).Perubahan itu akan mengintegrasikan struktur dewan pimpinan pusat (DPP) dengan struktur fraksi yang ada di DPR.

Perubahan struktur PKS itu akan disahkan dalam Munas II partai yang akan digelar pada 16 Juni nanti di Jakarta. Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq mengatakan,perubahan struktur itu secara garis besar akan mengintegrasikan struktur DPP dengan struktur yang ada di fraksi di DPR. Integrasi itu untuk menyinergikan sikap dan kebijakan partai dengan fraksi.Fraksi adalah kepanjangan partai.

“Perubahan struktur itu dilakukan agar kerja partai lebih optimal. Kita ingin agar sikap fraksi dengan sikap partai itu sejalan,”katanya. Mahfudz mengungkapkan, perubahan struktur partai itu hasil evaluasi PKS selama ini. Dalam struktur baru itu nanti ada dewan pimpinan tinggi partai yang akan mengontrol semua kebijakan strategis partai.Dewan pimpinan tinggi partai ini akan terdiri atas ketua majelis syura, presiden, ketua majelis pertimbangan pusat, ketua dewan syariah pusat, sekjen, dan bendahara.

Pembagian antara struktur DPP dengan struktur partai akan didasarkan pada area kerja.DPP berwenang menggarap semua agenda dakwah, pelayanan masyarakat, dan pembangunan basis dukungan. Sementara struktur fraksi mengelola agenda kebijakan publik dan pemerintahan. Perubahan struktur itu, lanjut anggota Komisi II (pemerintahan) DPR ini, karena PKS memastikan bahwa rencana strategis partai lima tahun ke depan serta capaian target Pemilu 2014 nanti bisa dipenuhi.

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Untung Wahono mengatakan, perubahan struktur partai dibuat karena PKS ingin hasil Pemilu 2014 nanti lebih baik daripada sebelumnya. Hanya saja, Untung belum bersedia menyebutkan berapa kira-kira target perolehan suara yang masuk akal bagi PKS. “Kita tentu ingin lebih baik di pemilu nanti.Untuk itu,kita melakukan evaluasi dan perbaikan di partai.Untuk target pemilu, saya kira tidak bisa dibicarakan sekarang,”katanya.***

PKS: Ada Apa di Balik Dana Aspirasi?

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

JAKARTA, KOMPAS.com - Usulan dana aspirasi Rp15 miliar per anggota Dewan yang digulirkan Fraksi Partai Golkar, masih terus memancing reaksi. Pernyataan Partai Golkar yang akan terus memajukan usulan tersebut, membuka peluang usulan itu masuk dalam Rancangan APBN 2011.

Dalam diskusi mingguan Radio Trijaya, Sabtu (12/6/2010), Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, masih mempertanyakan "kengototan" Golkar tersebut. "Sebenarnya harus dipertanyakan, ada apa di balik usul dana aspirasi?," kata Anis.

Ia mengungkapkan, pernyataan Ketua Fraksi Partai Golkar, Setya Novanto bahwa usulan tersebut sudah disetujui anggota koalisi yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab), hanyalah klaim semata. "Dalam pertemuan Setgab, sama sekali tidak ada keputusan. Hanya dibicarakan. Golkar mungkin memahami body language, seolah2 setuju. Masalahnya salah tafsir saja," lanjut Wakil Ketua DPR ini.

Ditambahkannya, pembentukan Setgab bukan untuk menyamakan sikap atas hal-hal strategis. Salah satu tujuan Setgab, ujar Anis, sebagai forum komunikasi internal koalisi. Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Tohari mengatakan, partainya hanya mengartikan sinyal yang disampaikan mitra koalisi terhadap usulan dana aspirasi. "Menolak tidak eksplisit ditunjukkan, menyetujui juga tidak eksplisit. Ini lah dunia politik. Kesalahan lawan jadi poin langsung oleh pihak lain," kata Hajriyanto.***

Terobosan Struktur PKS untuk 2014

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera akan meresmikan struktur Dewan Pimpinan Pusatnya pada Musyawarah Nasional yang digelar mulai 16 Juni 2010 nanti. PKS membuat terobosan baru di strukturnya, sebagai bagian dari strategi pemenangan dalam Pemilu 2014.


"Rancangan struktur DPP PKS yang akan disahkan pada Munas ke-2 mengintegrasikan struktur DPP dengan struktur Fraksi di DPR," kata Mahfudz Siddiq, salah satu Ketua PKS dalam struktur yang akan diresmikan nanti.

Struktur DPP akan menggarap semua agenda dakwah, pelayanan masyarakat dan pembangunan basis dukungan. Sementara struktur fraksi mengelola agenda kebijakan publik dan pemerintahan.

"Duet Luthfi-Anis akan mengomandani kerja besar ini," kata Mahfudz kepada VIVAnews, Jumat 11 Juni 2010. Luthfi-Anis yang dimaksud adalah Luthfi Hasan Ishaaq, Presiden DPP PKS, dan Anis Matta, Sekretaris Jenderal.

Desain organisasi DPP PKS ini, ujar Mahfudz, untuk memastikan capaian target Rencana Strategis 2010-2015 dan capaian target Pemilu 2014. "Kontrol kebijakan-kebijakan strategis partai dijalankan oleh Dewan Pimpinan Tinggi Partai yang terdiri dari Ketua Majelis Syura, Presiden DPP, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat, Ketua Dewan Syariah Pusat, Sekjen, dan Bendahara," ujar Mahfudz.***

JAKARTA - Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dipastikan melantik Luthfi Hasan Ishaq dan Anis Matta sebaga Presiden dan Sekjen DPP PKS 2010-2015 pada Munas PKS 16-20 Juni mendatang.

Keduanya dipilih kembali menduduki jabatan itu atas hasil musyawarah Majelis Syura pada pertengahan Mei lalu. "Pelantikanya dilaksanakan pada Munas," kata Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq di Gedung DPR Jakarta, kemarin.

Selain itu, musyawarah Majelis Syura menetapkan Untung Wahono sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) dan Surahman Hidayat sebagai ketua Dewan Syariah Partai (DSP).

Menurut Mahfudz, pengurus saat ini mulai menyusun kepengurusan di struktur jajaran DPP. Hasilnya akan diumumkan dan dilantik bersamaan dengan presiden dan sekjen PKS.

Dia mengungkapkan, PKS pada Munas nanti akan mengokohkan karakternya sebagai working party atau partai yang berorientasi pada kerja nyata seusai fungsi parpol. "Bahkan lebih jauh sebagai partai dakwah," ujarnya.

Dia mengungkapkan, PKS telah menyiapkan desain struktur organisasi partai yang menitikberatkan pada bidang kerja pemberdayaan masyarakat. Hal itu, kata dia, juga untuk mengoptimalisasi partai dalam membina konstituen sebagai bagian dari upaya membesarkan partai.

Dalam disain itu, kata Mahfudz, persoalan yang menyangkut isu kenegaraan dan pemerintahan diserahkan kepada ketua fraksi. "Desain ini nanti akan dikukuhkan dalam Munas nanti," tandas Mahfudz.

Dia menegaskan, PKS juga sudah menyiapkan rencana strategi (renstra) tahun 2010-2015. Munas mendatang akan menjadi sarana untuk sosialisasi renstra dan konsolidasi partai.

"Jika di partai lain, munas atau kongres agenda utamanya adalah memilih ketua umum dan kemudian menyisakan kepengurusan lengkap serta agenda kerja maka pasca munas PKS sudah siap untuk melanjutkan kerja dakwah dan politiknya," tandasnya***

Susunan Pengurus PKS Rampung!

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

INILAH.COM, Jakarta - Hari Rabu (9/6), pengurus pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah tersusun lengkap. Mereka siap dilantik tanggal 18 Juni dan mulai bekerja penuh sejak 21 Juni 2010.

Hal ini diungkapkan oleh anggota Fraksi PKS Mahfudz Siddiq kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu (9/6). "Pada musyawarah majelis syura PKS pertengahan Mei lalu, sudah terpilih," ujarnya.

Mahfudz menjelaskan Luthfi Hasan sebagai presiden dan Anis Matta sebagai sekjen Dewan Pengurus Pusat (DPP). Juga Untung Wahono sebagai ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) dan Surahman Hidayat sebagai ketua Dewan Syariah Pusat (DSP).

"Mereka akan dilantik bersama kepengurusan lengkapnya di Munas nanti (direncanakan 17 - 20 Juni di Hotel Ritz Carlton Jakarta)," imbuhnya.

Dalam Munas ke-2 di Jakarta ini, Mahfudz mengatakan PKS akan mengokohkan karakternya sebagai Working Party atau partai yang berorientasi kepada kerja nyata sesuai fungsi partai politik, dan bahkan lebih jauh sebagai Partai Dakwah.

"Ini ditunjukkan dengan output Munas berupa pelantikan kepengurusan lengkap DPP, MPP dan DSP yang sudah siap bekerja, sosialisasi renstra 2010-2015," pungkasnya.***

PKS: Israel Teroris!

Dikirim : DPRa-PasarMinggu

Gatra.com, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut negara zionis Israel sama dengan negara teroris, karena telah melakukan aksi serangan terhadap kapal Mavi Marmara yang berisi rombongan misi kemanusiaan "Freedom Flotilla" untuk Gaza.

Sebutan itu dilontarkan dalam aksi keprihatinan untuk Palestina, yang diikuti ribuan massa di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (3/6).

Aksi yang dimotori para kader PKS itu juga diikuti peserta dari beragam tokoh lintas agama, ormas dan partai politik lainnya di antaranya Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Hidayat Nur Wahid, anggota Komisi I DPR Rachel Maryam, perwakilan dari Mer-C dan beberapa lembaga swadaya masyarakat.

Mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa aksi itu dilakukan dalam rangka memprotes Israel yang telah menyerang rombongan misi kemanusiaan dan mengakibatkan 19 relawan meninggal dan puluhan lainnya luka-luka, termasuk relawan asal Indonesia.

"Kita ingin dunia tahu bahwa kejahatan HAM masih terjadi di Palestina yang dilakukan oleh Israel," kata Hidayat yang juga salah satu pendiri PKS (dulu bernama Partai Keadilan, Red).

Menurut mantan Ketua MPR RI itu, kejahatan Israel sama dengan kejahatan teroris, bahkan aksi serangan mereka terhadap rombongan misi kemanusiaan dinilainya lebih kejam dari perompak atau bajak laut sekalipun.

Hidayat juga menambahkan, bahwa aksi Israel telah merusak proses damai di Timur Tengah.

Anggota Komisi I DPR Rachel Maryam juga menyatakan keprihatinannya terhadap matinya rasa kemanusiaan di Palestina dan menilai Israel telah melanggar hukum Internasional.

Sementara itu, dalam orasinya, para tokoh agama, ormas dan parpol yang tergabung dalam elemen bangsa Indonesia itu meminta seluruh bangsa untuk memusuhi Israel dan memeranginya.

Dalam aksi tersebut, ribuan orang menggunakan pakaian berwarna putih dan menggunakan pernak-pernik Palestina dari mulai pin, bendera, hingga ikat kepala.

Bahkan, mereka juga mengibarkan puluhan bendera Palestina serta membawa spanduk bertuliskan "Israel Teroris", "Save Palestine" dan lain sebagainya.***

PKS OK

:: Info PKS

:: PASAR MINGGU

Save GAZA


PKS OK